Mengerikan! Kecelakaan Lalu Lintas Sebabkan Kematian Nomor Dua Setelah Stroke

Gbr Utama

Hampir setiap hari kita mendengar ada saja berita yang mengabarkan tentang kecelakaan di jalan. Baik yang menimpa pesepada motor, tabrakan beruntun kendaraan roda empat sampai pelanggaran pintu palang kereta api yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

Kita tentu miris mendengarnya. Karena, kejadian kecelakaan ini bisa menimpa siapa saja. Tak peduli siapa kita, laki-laki-perempuan, tua-muda hingga bayi sekalipun yang tidak mengerti apa-apa bisa menjadi korban.

Kamu pasti kaget, saat tahu bahwa kecelakaan di jalan menjadi penyebab kematian nomor dua dunia setelah penyakit stroke. Sedangkan di tanah air, kematian yang disebabkan oleh kecelakaan di jalan menempati posisi ketiga setelah penyakit Stroke dan Tuberkulosis!

Data tersebut dirilis oleh Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) pada kesempatan seminar dan pelatihan safety Riding beberapa waktu yang lalu.

Data tersebut menyebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas semakin mengkhawatirkan. Data tersebut mengacu kepada Global Burder Diseasde 2010 dan Health Sector Review 2015 yang menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya.

Tren Peningkatan

Tren Peningkatan Kematian Akibat Kecelakaan Dunia. (Foto: JDDC)

Tren Peningkatan Kematian Akibat Kecelakaan Dunia. (Foto: JDDC)

Pada tahun 1990 disebutkan dalam data tersebut, penyebab kematian mendudukan kecelakaan lalu lintas pada posisi kelima. Setelah penyakit Diare, TBC, Stroke dan ISPA.

Dua puluh tahun kemudian, atau tepatnya di tahun 2010, peringkatnya naik menjadi ketiga dan lima tahun kemudian, di 2015 sudah berada di urutan kedua, setelah penyakit stroke.

Walaupun data tersebut menyebut secara global, namun untuk Indonesia sendiri, kematian yang disebabkan oleh kecelakaan di jalan raya berada di posisi ketiga setelah Stroke dan Tuberkulosis. Dengan tren peningkatan yang sama setiap tahunnya.

Angka kematian akibat kecelakaan tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua, diikuti dengan jenis kendaraan lain di jalan raya.

Setiap Jam Ada 3 Orang Meninggal di Jalan

Data dari Korlantas Mabes Polri lebih ‘mengerikan’ lagi. Sepanjang tahun 2014, korban tewas akibat lakalantas mencapai rata-rata rata-rata tiga orang per jam, 78 orang per hari, dan 2.358 orang per bulannya. Tentu saja, angka statistik ini bisa berubah saat sekarang, mengingat jumlah pertumbuhan penduduk dan pengguna kendaraan yang dipastikan meningkat setiap waktunya.

Sumber yang sama juga menyebutkan, tingginya angka kecelakaan dipicu oleh pelanggaran lalu lintas yakni sebesar 21 persen!

Nah Bro-sis, jangan sampai kita menjadi korban berikutnya ya.  Khususnya bagi para biker yang kerap jadi penglaju setiap hari, lengkapi diri dengan pengamanan standar yang dianjurkan. Lalu patuhi setiap aturan yang ada dan tetap waspada!

    Bagikan Di:

Tentang Penulis

Emha Rifani

Emha Rifani

Penulis lepas, full time freelance. Minat pada bidang politik, seni grafis, kesehatan dan teknologi.

Beri Komentar