counter

Diduga Kelelahan Bekerja, Bapak-Bapak Penjual Es Krim Keliling Ini Ditemukan Tewas di Atas Motornya, Sedih!

[mashshare]

Perjuangan orang tua yang nggak memikirkan kondisi dirinya sendiri.
Orang tua selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Kerja keras orang tua selalu nggak mengenal lelah, bahkan kadang dalam kondisi sakit pun mereka tetap melakukan kewajibannya.

Seorang ayah di Desa Ledokombo, Jawa Timur sudah mendorong batas tersebut ke level yang lebih lanjut.

Misyanto, seorang pedagang es krim keliling, ditemukan meninggal dalam posisi duduk telungkup di atas sepeda motornya.

Dilansir dari World of Buzz bahwa Misyanto ditemukan oleh seorang warga setempat bernama Suwoco. Saat itu Suwoco yang sedang mengendari mobil hendak menyeberang, namun Misyanto dan sepeda motornya menghalangi jalan.

Suwoco pun membunyikan klakson, berharap Misyanto sadar dan menggeser posisi motornya. Namun berkali-kali klakson dibunyikan, posisi Misyanto nggak berubah. Bergerak sedikit saja juga tidak.

Curiga, Suwoco mendekatinya, dan di situlah diketahui kalau Misyanto telah tiada.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan pada pihak kepolisian terdekat dari Polsek Sumber.

Dari hasil investigasi polisi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda perlawanan. Barang dagangan Misyanto pun nggak ada yang hilang satu pun. Dicurigai, Misyanto meninggal saat sedang istirahat di atas sepeda motornya.

Kapolsek Sumber, Iptu Sono, mengatakan bahwa keluarga Misyanto juga tidak menghendaki adanya otopsi sehingga pemeriksaan hanya berdasarkan kondisi yang dikeluhkan sebelumnya.

Sebelumnya, Misyanto sering mengeluh pusing dan sesak napas. Tapi dia tetap bersikeras keliling berjualan es krim,” ujar Iptu Sono.

Untuk semua orang tua di luar sana, terima kasih atas kerja keras kalian. Namun janganlah lupa untuk tetap menjaga kesehatan karena keluarga juga pasti nggak mau melihat kalian terlalu lelah sampai harus jatuh sakit.

Tenang di alam sana Pak Misyanto.

**

Sumber :zonawanitashare.blogspot.com

    Bagikan Di:

Tentang Penulis

Ana Luma

Ana sangat suka menulis sejak di SMA, lulusan Ilmu Komunikasi ini kini meniti karir sebagai penulis lepas, mengelola akun social media, dan mengisi konten website.

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.