Bahaya! Jangan Unggah Hal-Hal Berikut di Laman Facebook mu!

Gambar Utama

Jejaring sosial telah mengubah banyak perilaku penggunanya. Salah satunya adalah Facebook. Dengan web aplikasi ini, setiap orang diberikan kesempatan untuk mendokumentasikan segala hal terkait hidupnya. Secara gratis pula.

Tidak heran jika kemudian Facebook pun mendunia dan digilai banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin menjaga keeksisannya.

Namun, di balik semua itu, kumpulan pengguna yang jumlahnya massif – tercatat hingga hari ini mencapai satu  miliar pengguna di seluruh dunia, membuat beberapa oknum mencari kesempatan. Mulai dari berbuat iseng, mencuri identitas hingga aksi kriminal seperti penculikan, pemerkosaan hingga pembunuhan.

Ngeri kan?

Untuk itu, kita harus mewaspadai, bahwa tidak seluruh halm dapat kita umbar di laman Facebook kita. Meskipun, secara kepemilikan, hal tersebut adalah milik kita sendiri. Namun jangan lupa, Facebook merupakan wilayah publik yang bisa dilihat oleh orang lain, baik teman sendiri maupun mereka yang mencari lewat search engine.

Dikutip dari The Richest, ada beberapa hal yang seharusnya tidak kita unggah ke laman Facebook. Apa saja itu?

1. Ketika Meninggalkan Rumah

Waspadai kawanan perampok spesialis rumah kosong

Waspadai kawanan perampok spesialis rumah kosong

Jangan sesekali, membuat status yang menyebutkan bahwa anda sekeluarga akan pergi keluar kota dalam waktu yang agak lama. Hal ini akan membuat orang yang telah berniat jahat kepada anda, mempunyai kesempatan untuk membobol rumah anda. Apalagi saat ini, sudah sering terdengar oleh kita tentang komplotan penjahat spesialis pembobol rumah kosong. Waspadalah!

2. Nomor Telepon

Apapun alasannya, hindari untuk mencantumkan nomor-nomor pribadi di dinding Facebook Anda. Entah itu nomor telpon rumah, telpon seluler, Pin BB dan sebagainya. Hindari! Sebab, kita tidak tahu, siapa sesungguhnya yang melihat informasi pribadi kita itu. Jangan sampai, informasi ini digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau orang yang mungkin punya niat buruk terhadap anda.

3. Status Hubungan

Pernah menulis “Pacaran Dengan” atau “Menikah Dengan” atau yang sejenisnya? Sebaiknya anda segera hapus. Karena, menurut ahli keamanan Andy O’Donnell mengemukakan, akan lebih aman bagi seseorang untuk tidak mempublikasikan status hubungan dalam profil Facebook Anda. Alasannya, hal tersebut bisa digunakan oleh stalker untuk berbagai tindak kekerasan fisik maupun seksual.

4. Foto-foto pribadi

Jangan Sembarang Umbar foto pribadi kamu.

Jangan Sembarang Umbar foto pribadi kamu.

Ini sekali lagi harus diluruskan. Laman Facebook anda tidak sepenuhnya milik pribadi. Ia masih bisa ditembus dengan search engine. Lebih dari itu, beberapa aplikasi memungkinkan seseorang untuk menjebol password akun Facebook anda. Lebih baik tidak usah sama sekali mengunggah foto-foto kemesraan anda dengan pasangan anda. Hal ini bisa dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk berbagai hal yang membahayakan keselamatan diri Anda.

5. Password

Password adalah hal paling pribadi dan hanya anda seorang yang berhak tahu. Jangan berikan kepada orang lain, meski itu kekasuh anda atau teman baik anda. Sebab hal itu sekali lagi akan menjadi sasaran para penjahat siber. Banyak kasus, orang yang menyalahgunakan akun seseorang karena telah mengetaui  nama akun dan password Facebooknya. Mulai dengan melakukan penipuan atas nama hingga tindak kriminal lainnya.

6. Alamat Rumah

Punya rumah baru dan ingin mempublikasikannya di Facebook? Difoto saja namun jangan memberikan alamat lengkap. Ini akan mengundang orang jadi berniat jahat dan menunggu kesempatan hingga Anda lengah dan lalai. Jika memang ingin memberitahukan teman, lakukan lewat jalur pribadi (japri) seperti telpon langsung, BBM atau Chat.

7. Jangan Sebarkan Foto Anak di Medsos

Waspada keselamatan anak Kejahatan tidak hanya mengancam diri anda. Kejahatan terhadap keselamatan anak anda yang masih balita hingga remaja, semakin rentan dengan kehadiran sosial media ini. Aksi jual anak yang dialami oleh selebritis Ruben Onsu adalah bentuk nyata, bahwa kejahatan penjualan bayi hingga pedofil, senantiasa membayangi di sekeliling kita. Maka waspadalah dan kurangi potensi menjadi sasaran orang jahat.

Camkan baik-baik. Orang yang anda kenal di Facebook dan anda berteman dengannya, belum tentu ia orang baik. Tetap waspada!

    Bagikan Di:

Tentang Penulis

Emha Rifani

Emha Rifani

Penulis lepas, full time freelance. Minat pada bidang politik, seni grafis, kesehatan dan teknologi.

Beri Komentar