4x Gagal Cicil Mobil, Kisah Pria Ini Sadarkan Banyak Orang

Gambar Utama Nian

Memiliki kendaraan roda empat adalah impian setiap keluarga. Apalagi bagi mereka yang telah berkeluarga dan memiliki anak. Rasanya tak elok lagi, jika naik sepeda motor berempat dengan anak dan istri. Belum lagi barang bawaan dan repot jika di jalan tiba-tiba hujan.

Dengan banyak leasing yang menawarkan kemudahan untuk mengambil kredit, sebenarnya memiliki mobil bukan lagi mimpi. Bak kata ekonom, kredit itu menarik kemampuan di masa yang akan datang dan dicicil di masa sekarang.

Tapi, cerita sedih justru datang dari seorang netizen bernama Acep Salam. Dalam sebuah komentar di laman Facebook, ia malah bercerita.

Hutang 2

“Saya sudah empat kali mengambil mobil seharga 160 jutaan. Semuanya gagal di tengah jalan, rata-rata cuma sanggup 8 bulanan nyicil”, tulisnya.

Pasalnya, usaha aksesoris akrilik yang tengah dibangunnya, di luar dugaan naik turun secara tajam. Ketika usahanya lagi ngedrop atau sangat sepi dari pesanan, terpaksalah dijual atau over kredit dengan harga minim.

“Coba kalau dulu saya tabungkan itu DP besar dan cicilan dari 4 mobil, mungkin sekarang sudah punya mobil bagus dengan beli cash”, sesalnya.

Ia menyebut semuanya terjadi karena tidak sabaran kepingin punya mobil dan nafsu bermewah yang kurang bisa dikontrol malah akhirnya jadi merugi. Mobil tak dapat, uang DP dan cicilan pun amblas.

“Malah baru bulan kemarin (Maret 2016, ed.) mobil kredit terakhir saya ditarik leasing. Sekarang cuma bisa gigit jari. Jangankan mobil, motorpun gak punya. Tapi positifnya, hati saya plong dan hidup saya jadi lebih tenang dan gak kagetan lagi setiap kali ada telpon atau kolektor yang nagih. Kapok urusan dengan kredit”, ceritanya panjang lebar.

Dan kini, seperti dalam ceritanya itu, ia memang tidak memiliki apa-apa lagi terkait dengan barang yang dikredit. Namun, hidupnya lebih tenang sekarang dan coba berkonsentrasi dengan usaha yang tengah ia jalani.

Dalam komentar kedua, Acep menuliskan kata-kata bijak. “Gaji sebesar apapun, fasilitas semewah apapun kalo leher mau dikerangkeng leasing, tetap saja kualitas hidup gak membaik. Mending hidup sederhana tapi hati tenang merdeka bebas dari hutang”, tutupnya.

Hutang 3 OKBanyak netizen yang terenyuh dan merasa terinspirasi dari ceritanya. Salah satunya memberikan tanggapan, “Iya, mending ditabung Pak baru beli. Lumayan tuh, duit melayang begitu aja ditarik oleh leasing”, ujar Facebooker bernama Anita Ita.

Sementara netizen dengan nama Purwanti Purwaatmaja, memberikan simpatik, “Untuk pengalaman yaa Pak ,ambil hikmahnya. Hidup sederhana akan tentram apalagi jika tidak punya utang”.

Semoga semua bisa diambil hikmahnya ya.. (*)

 

 

    Bagikan Di:

Tentang Penulis

Emha Rifani

Emha Rifani

Penulis lepas, full time freelance. Minat pada bidang politik, seni grafis, kesehatan dan teknologi.

Beri Komentar